Artikel

di INFO TravelKU ini kamu bisa dapatkan informasi atau artikel perjalanan, tips wisata murah dan tempat wisata

Cara mudah membuat E-Paspor Indonesia

E-Paspor merupakan pengembangan dari paspor yang selama ini banyak dipegang masyarakat, yang di dalamnya terdapat chip (sebagai salah satu unsur pengaman paspor) yang berisi data biometrik pemilik paspor. Data biometrik ini disimpan dalam bentuk chip yang tertanam pada paspor. Data biometrik yang tersimpan pada chip biasanya berbeda antara satu negara dengan negara lain. Chip berfungsi untuk keamanan data pengguna paspor sehingga paspor tidak mudah dipalsukan. Hal itulah yang membuat E-paspor lebih aman ketimbang paspor biasa non-elektronik. Berdasarkan standarisasi yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO), data biometrik mencakup wajah pemegang paspor dengan biometrik sidik jari sebagai pendukungnya. Paspor jenis ini telah digunakan di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia, Malaysia, dan banyak lagi.

Berikut ini cara mudah membuat E-paspor:

Persyaratan

Lengkapi semua persyaratan, syarat pembuatan E-paspor tidak berbeda dengan paspor biasa non-elektronik. Persyaratan yang kamu harus dipenuhi, di antaranya:
– Foto kopi KTP
– Foto kopi Kartu Keluarga
– Foto kopi Akta kelahiran
– Foto kopi paspor lama
– Surat rekomendasi dari tempat kerja
– Surat nikah (jika sudah menikah)
– Surat ganti nama (jika ada)
Dokumen-dokumen tersebut selanjutnya disiapkan untuk dibawa ke kantor imigrasi. Namun agar lebih efisien waktu, pendaftar bisa terlebih dulu mendaftar secara online di website Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM. Syaratnya, berkas-berkas tersebut harus di-scan terlebih dulu, yang file-nya akan dilampirkan saat mendaftar secara online. Untuk informasi nih kamu, file yang telah discan disimpan dalam format JPG dan ukurannya tak melebihi 25 MB.

Jenis Paspor

Di dalam website, pilih Jenis Paspor EPassport 48h. Setelah mengisi data dengan lengkap, klik Lanjut terus sampai kamu mendapat konfirmasi e-mail dari spri@imigrasi.go.id berjudul “Pendaftaran Paspor Online Atas Nama [Anda]” yang berisi Bukti Pengantar ke Bank.

Biaya Pembuatan

Print lampiran tersebut dan pergilah ke Bank BNI manapun untuk melakukan pembayaran. Satu hal yang paling membedakan antara mengurus paspor konvensional dan E-paspor adalah dari sisi biaya. Untuk mengurus E-paspor, biaya yang harus disiapkan sebesar Rp 655.000, dengan perincian pembuatan E-passport 48 halaman Rp 600.000 dan jasa sistem berbasis biometrik Rp 55.000. Bayar di teller sebesar Rp 660.000,- sudah termasuk Rp 5.000,- untuk biaya transfer. Lalu kamu akan mendapat slip Tanda Bukti Pembayaran Imigrasi sebanyak 3 lembar.

Cetak Formulir Online

Buka e-mail yang sebelumnya dan klik LANJUT yang terdapat pada kalimat isinya. Masukkan Nomor Jurnal Bank yang terdapat pada slip bank dan pilih tanggal kedatangan di Kantor Imigrasi. Lalu kamu akan mendapat e-mail dari spri@imigrasi.go.id yang berisi lampiran Tanda Terima Pemohon dan Formulir Surat Perjalanan Republik Indonesia (total ada 3 lembar). Print lampiran tersebut lalu isi formulir dengan menggunakan huruf cetak dan tinta hitam.

Pergi ke Kantor Imigrasi

Datanglah sesuai tanggal di Kantor Imigrasi yang telah kamu pilih pada jam kerja (antara jam 08.00-14.00). Pakai baju rapi dan tidak boleh berwarna putih untuk melakukan foto E-paspor. Bawalah semua persyaratan yang telah disiapkan. Jangan lupa bawa juga Tanda Terima Pemohon dan slip Tanda Bukti Pembayaran Imigrasi dari bank. Paspor biasa non-elektronik bisa diurus di semua kantor imigrasi namun untuk E-paspor hanya bisa diurus di kantor imigrasi tertentu saja, diantaranya:

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta
Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat
Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara
Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam

Begitu sampai di Kantor Imigrasi, ambillah nomor antrian elektronik dan katakan kamu sudah mendaftar online. Tunggu sampai giliran nomor kamu yang dipanggil.

Proses Pembuatan E-paspor

Sekarang pembuatan paspor sistemnya One Stop Service, jadi kamu hanya akan berhadapan dengan 1 petugas di 1 meja. Urusannya hanya 5 menit karena hanya verifikasi dokumen, foto, dan pengambilan sidik jari digital. Perhatikan baik-baik data kamu pada layar komputer karena tidak bisa diubah lagi setelah itu. Setelah itu, slip bank akan dicap untuk waktu pengambilan E-paspor beberapa hari kerja sesudahnya. Untuk memastikan status E-paspor kamu, cek di sini, pilih Status Permohonan Personal dan masukkan No. Permohonan (ada di e-mail atau slip bank).

Pengambilan E-paspor

Datang ke kantor imigrasi sesuai hari dan jam yang tertera pada cap dengan membawa slip bank. Kamu akan diminta tanda tangan pada formulir dan menyerahkan fotokopi E-paspor yang baru. Perbedaan fisik E-paspor dengan paspor biasa adalah ada chip di cover paspor (yang lebih tebal) pada bagian bawah kanan.

Nah.. Bagi kamu yang belum memiliki paspor atau paspor kamu akan segera habis masa berlakunya, inilah saatnya membuat E-paspor.

dari berbagai sumber

www.000webhost.com